Friday, June 10, 2005

nothing more like coffee

gw ga terlalu inget sejak kapan jadi fans berat bubuk item ajaib ini.
es-em-a kali, dengan dosis yang yah secukupnya dan seingetnya aja.
years later these came into an addict, palagi waktu kuliah dulu
dimana hak-hak gw sebagai mahasiswa dirampas oleh berbagai tugas dan
waktu liburan yang minimalis. *hey,dont talk about future to me, thickbrick mind!*

n there was a time when piles of paper hit d wall.
yup, tugas-assignment-makalah apapun namanya minumnya tetap sosro :P
sampe muka gw pucet n kurang darah didepan monitor sambil bengong gada ide
n didnt know wotodo.... saat itu kopi jadi teman pelipur lara *sori,bukan iklan jek*

dengan mata tertutup dan sedotan perlahan:
sluuuurrrpppppp..... nikmeh beibeh..
if u want to know how good its tasted,
u may imagine kissing angelina jolie on her neck *guys only, ke3x*
pokona mah somting magically revealed from deepest of your soul and
enhanced both your mind n spirit to fight against.... those assignments :P

n then comes to an era where assignments are much more tough, hard n hazardous.
it is real world and i am playing part as a 'kuli IT' yang pada dasarnya
adalah masa perkuliahan gw dulu dan diextend dengan tantangan yang lebih
menakjubkan... AAARRGGGHHH
ini dunia kerja, dunia cowok *sori buat feminist, term 'cowok' untuk gw tidak terikat gender*
gampang ditebak kemudian, kopi adalah sesuatu yang tidak terpisahkan dari menu minuman
keseharian gw. mo sibuk ato gak, kopi adalah kepastian. sesuatu yang kalo lo nanya 'kenapa'
maka gw ga bisa jawab 'karena'.


it is pure black robusta coffee, sugar and hot boiled water
mixed those last two in a fine ceramic glass, just a half
then add to full capacity.

smells it
eyes shuts
and says 'coffee is ultimate others are secondary'

au revoir