Thursday, October 17, 2013

Take over kpr to bjb

Here i am, on shuttle bus to mangga dua.
Mumpung gada kerjaan, mo nulis ringkas proses take over kpr. Oya, ini ke M2 dlm rangka ngambil dokumen2 asli rumah di wisma eka jiwa.
First, pada bulan kemaren gw have to pay something di bjb n iseng setelah itu ketemu pak hendra dari divisi kpr bjb. Tanya jawab this and that. Dengan tawaran bunga fixed 8.52% utk 3tahun tentu ini susah dilewatkan. Akhirnya gw janji akan kirim dokumen2 yg diperlukan via imel. Gw sih udah prepare segala dokumen penting udah scanned in pdf form.
Dokumen yg diperlukan:
Personal data: kk, ktp suami-istri, surat nikah, npwp, surat keterangan kerja dari perusahaan dan pas foto.
Agunan: copy sertifikat, sppt pbb dan imb rumah.
Financial record: last 3months payslip, print out rekening last 6month dari bank.
Ternyata aplikasi gw positif dan diminta melengkapi syarat2 lainnya segera. Ok, bayar appraisal dan buka account bjb.
Setelah janjian dgn appraisal advisor, disepakati hari senin akan tinjau rumah.
Hari senin gw ngantor, tapi ada bokin dirumah yang akan bertugas guide. Gw tatar dulu doi soal luas panjang tinggi, cara ukur dan dibekali copy gbar teknik rumah dari developer.
Guest what? Saat appraisal rumah gw dihargai 670an jt !!! It almost tripled up the price i bought this 4yrs ago.
Setelah lampu hijau BI checking, bjb  mempersiapkan dana sebesa pelunasan utk disetor ke bii. Ada dua cara, transfer rtgs atau pay cash ke bii dgn dibekali duit sebesar biaya pelunasan.
Gw pilih cara kedua dengan mempertimbangkan sempitnya window time rtgs transfer dan jadwal pelunasan yg mengharuskan jam 11:00 biaya sudah terparkir di rkening bii.
Fyi, window time for rtgs transfer adalah 2jam. Sedangkan bjb saat akan transfer sudah melebihi jam 9:00.
Oya, jumlah takeovrr gw perhitungkan matang supaya tidak mengeluarkan uang sepeserpun kecuali biaya appraisal. How to sum up? Itung aja perkiraan biaya takeover, ajak account managernya diskusi biaya apa aja dan berapa. Ditambah biaya pelunasan ke bii, ini bisa ditanyakan ke bagian consumer housing loan. They all open and hassel free :)
Besoknya setelah tanggal pelunasan, gw print out tabungan bii. Terlihat angka2 debet pelunasan. Great, soal duit selesai. H+2 dokumen asli yg menjadi jaminan baru bisa diambil.
Now 18 oct 13 and i'm on the way to get the document.
That's all in brief, lain kali akan ditulis lebih detil.

Update:
Setelah dokumen didapat, person di bii menjelaskan asuransi yg bisa refund apabila dilakukan pelunasan dipercepat. Claim dilakukan dikantor asuransi, bukan di bii.
Hmmm.. gw ahirnya melakukan claim refund untuk asr.jiwa dan membiarkan asr.kebakaran. I think its the best choice since i also have prudential insurance to cover such things
Ok next step is to compile the documents ang handed it over to bjb. Apa aja dokumennya? Here we have:
Dok.untuk bpn: sertifikat asli dan surat roya.
Dok.lain: Surat imb, apht dan spht dari notaria sebelumnya. Serta dokumen asli polis asuransi jiwa dan kebakaran.
Setelah semua dokumen beres, gw minta bukti penyerahan semua dokumen plus running monthly credit sesuai rate yg disepekati yaitu 8.52%. All provided directly by the manager and their respective employee.
Good, they have Good governance spirit and efforts. Tidak kalah sama pegawai swasta.
Sekerang tinggal menunggu copy legal dokumen dari notaris yg masih dalam proses -i dunno what name is- tapi jelas soal hukum dan pengesahan.

I'm sure this process also will be smooth and taking not too long time.